KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis data tentang sikap orang tua santri mengenai materi TPQ dan pengaruhnya terhadap motivasi mereka dalam memenuhi tanggung jawab PAI bagi anaknya di desa Padanaan kecamatan Paseh kabupaten Sumedang, dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut:
- Sikap orang tua santri mengenai materi TPQ diasumsikan termasuk kategori tinggi dengan nilai rata-rata 3,6. Angka tersebut apabila dilihat pada batasan klasifikasi itu berada di antara interval 3,5—4,5. Berdasarkan kenyataan tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa sikap orang tua santri mengenai materi TPQ di desa Padanaan kecamatan Paseh kabupaten Sumedang berada pada kualifikasi tinggi.
- Motivasi orang tua santri dalam memenuhi tanggung jawab PAI bagi anaknya memiliki nilai rata-rata 3,8. Angka tersebut jika dilihat pada skala penilaiannya yang bergerak dari angka 3,5—4,5 ternyata memiliki kualifikasi tinggi. Berdasarkan kenyataan tersebut dapat disimpulkan bahwa motivasi orang tua santri dalam memenuhi tanggung jawab PAI bagi anaknya di desa Padanaan kecamatan Paseh kabupaten Sumedang berada pada kualifikasi tinggi.
- Berdasarkan analisis korelatif tentang sikap orang tua santri mengenai materi TPQ dan pengaruhnya dengan motivasi mereka dalam memenuhi tanggung jawab PAI bagi anaknya ternyata menghasilkan harga koefisien korelasi dua macam : (a.) Distribusi normal mempunyai nilai 0,26 angka tersebut berada diantara 0,20—0,40 berarti termasuk korelasi rendah. (b.) Distribusi tidak normal mempunyai nilai 0,71 angka tersebut beradadiantara 0,70—0,90 berarti termasuk korelasi tinggi.
Setelah diadakan perhitungan dengan rumus ternyata tʰⁱᵗᵘⁿᵍ (DN)=1,87 dan tʰⁱᵗᵘⁿᵍ (DTN) = 6,99 dan tᵗᵃᵇᵉˡ =1,68; dari kedua nilai tersebut diperoleh hasil bahwa tʰⁱᵗᵘⁿᵍ lebih besar dari tᵗᵃᵇᵉˡ. Dengan demikian koefisien korelasinya 0,26 (DN) dan 0,71 (DTN) yang berkategori signifikan. Oleh karenanya membuktikan kebenaran hipotesis yang menyatakan bahwa semakin positif sikap orang tua santri mengenai materi TPQ, maka akan semakin tinggi pula motivasi mereka dalam memenuhi tanggung jawab PAI bagi anaknya.
Sedangkan pengaruh variabel X terhadap variabel Y dengan efisien ramalan adalah 100 (1—0,97) = 3. Hal ini menunjukkan bahwa pengaruhnya sikap orang tua santri mengenai materi TPQ dengan motivasi mereka dalam memenuhi tanggung jawab PAI bagi anaknya di desa Padanaan kecamatan Paseh kabupaten Sumedang adalah sebesar 3%, ini berarti masih terdapat 97% faktor lain ikut memberikan pengaruh terhadap motivasi mereka dalam memenuhi tanggung jawab PAI bagi anaknya.
B. Saran-saran
Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara sikap orang tua santri mengenai materi TPQ dengan motivasi mereka dalam memenuhi tanggung jawab PAI bagi anaknya di desa Padanaan kecamatan Paseh kabupaten Sumedang. Maka dapat dipastikan bahwa apabila akan meningkatkan motivasi mereka dalam memenuhi tanggung jawab PAI bagi anaknya, faktor yang perlu ditingkatkan terlebih dahulu adalah mengenai sikap orang tua santri mengenai materi TPQ. Untuk itu alangkah baiknya apabila diusahakan ada penelitian lanjutan yang lebih mengarah dan bukan hanya bersifat deskriptif.
Dilihat dari ajaran Islam, anak adalah amanat Allah. Amanat wajib dipertanggung-jawabkan baik di dunia juga di akhirat kelak. Secara umum inti tanggung jawab itu adalah penyelenggaraan pendidikan bagi anak-anak dalam rumah tangga. Karena hal tersebut merupakan kewajiban dan kodrat manusia yang diberikan Allah SWT.
Pembinaan keimanan yang tangguh, seharusnya dimulai dalam keluarga, sejak anak lahir bahkan ketika mengandung. Apabila sampai akhir masa kanak-kanak kurang mendapat pendidikan iman-islam-ihsan, akan sulitlah bagi anak menghadapi perubahan cepat pada dirinya, yang tidak jarang membawa kegoncangan emosi.
Melalui sikap yang positif dari setiap keluarga muslim, sepatutnyalah TPQ tersebut dijadikan sebagai gerakan nasional maupun internasional yang bersifat monumental untuk membebaskan buta huruf Al-Qur’an dan maknanya; khususnya di kalangan anak-anak maupun orang tua.